Wednesday, July 31, 2013

MAKALAH PERTUMBUHAN PENDUDUK

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang

Indonesia merupakan negara yang memiliki kepadatan penduduk yang cukup tinggi, hal tersebut terbukti bahwa Indonesia ikut dalam 5 besar negara yang memiliki jumlah penduduk terbanyak di dunia.  Dengan pertumbuhan penduduk yang begitu pesat tersebut menjadikan pemerintah maupun masyarakat menjadi resah. Pemerintah telah melakukan berbagai macam cara untuk menekan jumlah penduduk tersebut, salah satu program pemerintah yang paling terkenal dalam pengendalian pertumbuhan penduduk adalah program KB (Keluarga Berencana) yang memiliki jargon “DUA ANAK CUKUP”. Hal tersebut sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan penduduk, dapat dikatakan program tersebut sukses, terbukti pertumbuhan penduduk dapat ditekan.


Hal tersebut dapat menjadikan pemerintah dapat sedikit bernafas lega terhadap masalah kependudukan. Lambat laun program tersebut kurang begitu efektif sehingga pada sensus penduduk  yang terakhir tercatat terjadi pertumbuhan pendudukan yang cukup signifikan. Semakin bertambahnya penduduk tersebut tidak diiringi dengan pertumbuhan pada sektor – sektor lain yang nantinya mendukung kehidupan manusia. Terlebih lagi lingkungan yang kini semakain tergerus oleh ulah manusia yang  seakan berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya tanpa memikirkan bagaiamana lingkungan tersebut ke depannya. Banyak sekali daerah – daerah yang tadinya digunakan untuk daerah resapan air kini menjadi bangunan – bangunan yang didirikan oleh manusia, hal tersebut menjadikan lingkungan menjadi semakin rusak, belum lagi limbah – limbah yang nantinya dihasilkan oleh manusia yang dapat merusak lingkungan. Seperti yang terjadi pada salah satu daerah di Semarang yaitu kecamatan Banyumanik.





B.     Rumusan Masalah
Dari apa yang telah disampaikan pada latar belakang tersebut dapat ditemukan beberapa masalah yang nantinya akan kita kaji dalam makalah ini, seperti:
1.      Bagaimana pertumbuhan penduduk daerah banyumanik?
2.      Bagaimana pertumbuhan Luas Areal Lahan Tanah Sawah dan Tanah Kering di Kecamatan Banyumanik?
3.      Apakah ada pengaruh pertumbuhan penduduk terhadap Luas Areal Lahan Tanah Sawah dan Tanah Kering di Kecamatan Banyumanik?


C.     Tujuan
Tujuan dari makalah ini adalah:
1.      Mengetahui sejauh mana pengaruh pertumbuhan manusia terhadap Luas Areal Lahan Tanah Sawah dan Tanah Kering di Kecamatan Banyumanik.
2.      Menngetahui pertumbuhan penduduk.
3.      Mengetahui pertumbuhan Luas Areal Lahan Tanah Sawah dan Tanah Kering di Kecamatan Banyumanik.

















BAB II
PEMBAHASAN

Pengaruh Pertumbuhan Penduduk Dengan Luas Areal Lahan Tanah Sawah dan Tanah Kering di Kecamatan Banyumanik.

Ledakan jumlah penduduk yang terjadi di Indonesia menimbulkan banyak problematika dalam hal kependudukan maupun dalam hal lingkungan. Semakin besar jumlah meanusia yang ada di Indonesia maka semakin besar pula kebutuhan manusia tersebut, sehingga menjadikan suatu hal yang kontras antara lingkungan dan pemenuhan kebutuhan manusia tersebut. Di khawatirkan nantinya lingkungan yang semakin tererosi oleh keserakahan manusia ini menimbulkan dampak atau efek yang merugikan manusia, sebab lingkungan merupakan hal yang penting bagi manusia dalam kelangsungan hidupnya.
Dalam kenyataannya sekarang ini telah terjadi gradasi lingkungan yang sangat ekstrim yang nantinya akan berdampak terhadap manusia luas. Berikut merupakan data yang kami peroleh dari BPS (Badan Pusat Statistik) dari data tersebut kita dapat mengkaji tentang pertumbuhan penduduk apakah berpengaruh terhadap luas areal lahan yang ada di Kecamatan Banyumanik Kota Semarang.


TAHUN

JUMLAH PENDUDUK
LUAS AREAL LAHAN
TANAH SAWAH
TANAH KERING
2003
111.527
126,00
2418,06
2004
113.651
126,00
2418,06
2005
111.738
126,00
2418,06
2006
113.573
122,00
2391,06
2007
114.631
112,00
2401,06
2008
121.855
112,00
2401,06
 sumber: BPS (Badan Pusat Statistik) Kota Semarang





TABEL PERTUMBUHAN DALAM PERSEN (%)

TAHUN
PENDUDUK
2003-2004
1,91
2004-2005
-1,69
2005-2006
1,65
2006-2007
0,93
2007-2008
6,30



Dari tabel dapat kita lihat bahwa tiap tahunnya terjadi peningkatan jumlah penduduk walaupun dari tahun 2004-2005 terjadi penurunan pada jumlah penduduk. Namun apa yang terjadi dengan luas areal lahan sawah sangatlah berbeda dengan apa yang terjadi pada jumlah penduduk, yaitu penurunan jumlah pada luas arel lahan. Hal tersebut membuktikan bahwa semakin bertambahnya manusia maka kebutuhan akan lahan juga meningkat. Di daerah Banyumanik tersebut telah terjadi alih fungsi lahan yang semula digunakan untuk sawah berubah menjadi tanah kering. Tanah kering yang dimaksud adalah berupa pekarangan dan bangunan, tegalan dan kebun, padang gembala, tambak atau kolam, rawa, lain – lain tanah kering. Dapat dilihat jumlah tanah kering pada tahun 2005-2006 terjadi penurunan hal tersebut sangat lah positif sebab areal tanah kering tersebut berkurang yang berarti adanya pengurangan tanah kering.
Dari beberapa kriteria tersebut yang meningkat adalah pada lahan yang digunakan untuk pekarangan dan bangunan. Ketika kondisi lingkungan tersebut semakin terkuras maka mungkin sekali terjadi suatu bencana, seperti yang terjadi pada awal tahun 2010, di daerah Banyumanik tersebut terjadi tanah longsor yang cukup besar sehingga ada korban jiwa. Hal tersebut menjadikan suatu bukti bahwa keadaan lingkungan apabila tidak terawat tanpa danya perhatian dari masyarakat justru akan menimbulkan masalah bagi masyarakat daerah tersebut.
Di daerah Banyumanik banyak berdiri bangunan – bangunan seperti pabrik, pusat perbelanjaan, dan bangunan – bangunan lain yang menjadikan lingkungan sekitar banyumanik menjadi kurang baik. Pembuangan limbah sembarangan kadang masih terjadi di daerah Banyumanik tersebut yang merupakan daerah industri setelah daerah Terboyo, dari pengakuan masyarakat sekitar, air sungai Garang kadang bau seperti bahan kimia yang bau tersebut berasal dari pembuangan limbah pabrik – pabrik yang ada disekitar Banyumanik tersebut.
Pengalih fungsian lahan yang terjadi didaerah banyumanik tersebut hendaknya mendapat perhatian khusus dari pemerintah agar nantinya lingkungan hidup yang ada di daerah Banyumanik dapat terjaga kelastariannya sehingga hal semacam longsor dan hal -  hal lain yang merugikan banyak orang dapat dikurangi.


No comments:

Post a Comment